Google Translate

Arabic Korean Japanese >Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian DUTCH

Blog Archive

Senin, 10 Januari 2011

Jika anjing yang berkuasa di dunia

Beginilah kira-kira jika anjing yang berkuasa di dunia


















Beginilah kira-kira jika anjing yang berkuasa di dunia





















sumber ; http://jelajahunik.blogspot.com
»»  Read more...

Lokasi Wisata Uji Nyali, Paling Diburu Wisatawan Dunia

INDONESIA
Tradisi & kultur Negara Kita sangatlah kuat sama Spiritualitasnya . Secara otomatis, banyak legenda & cerita rakyat yg bermunculan di berbagai daerah. Hal ini buat daerah-daerah tsb dibanjiri turis yg pengen ngebuktiin kebenaran/sekedar ikut merasakan apa yg udah pernah diceritakn masy. setempat selama ini.


-JAKARTA :
RSCM



Klo Aboi penasaran pengen ngerasain pengalaman kaya di Film2nya Peter Jackson “The Frighteners”, yg berlokasi dlm sebuah Rumah Sakit Tua, ini niih Boi tempat yg tepat buat Aboi datangi di malam hari ! Udah banyak saksi mata yg ngalamin malam mencekam di sana,,,,,,


Museum Fatahillah



Museum ini adlh Balai Kota di jmn kolonial Belanda, dimana sering juga dipakai utk tempat hukuman mati dgn cara digantung. Banyak yg mengatakan telah melihat penampakan para tahanan yg masih menghantui tempat itu sampai saat ini !

Jembatan Ancol



Siapa yg blm ngenal Si manis Jembatan Ancol, yg kt Penduduk setempat selalu setia menampakkan diri di Jembatan tersebut ?? :takut Terutama para Aboi2 yg Pria, waspada aja deh klo diajak Cewe cantik jelita buat nemenin dia pulang di sekitar jembatan itu…

-SEMARANG :
Lawang Sewu



Artinya adlh `1000 pintu`. Gedung berpintu 1000 ini dibangun jmn kolonial Belanda, & konon klo memasukinya Aboi akan melihat berbagai bentuk penampakan/bahkan tersesat ampe ga bisa keluar dari sana karena banyaknya pintu yg bikin bingung Aboi. Sudah ada bbrpa laporan orang hilang di dlm Gedung tersebut !
-JOGJAKARTA :
Cepuri (Parangkusumo, kawasan Parangtritis)



Masih inget Legenda Ratu Pantai Selatan Nyi Roro kidul ? Penguasa lautan di kawasan itu konon telah berkali2 mengambil korban, terutama lelaki tampan berbaju hijau (yg katanya warna Fav.nya), yg tidak mengindahkan kaidah alam. Cepuri adalah tempat yg dikeramatkan Kraton, dipercaya sbg tempat bertemunya Sultan dgn Ratu Laut Selatan. Rakyat setempat sering mengadakan upacara ritual disana untuk menghormati sang Ratu, yg kemudian dilanjutkan di Pantai Parangkusumo. Upacara ini dinamakan Labuhan Alit yg telah dilakukan sjk jmn Mataram Islam di masa Pem. Panembahan Senopati. Banyak rakyat setempat & turis yg mengaku melihat sosok sang ratu dlm pelaksanaan upacara tersebut. 

SINGAPORE
Agan pasti kaget nyimak yg berikut ini karena sepertinya SINGAPORE adlh tujuan terakhir buat Aboi yg mencari ke`ganjil`an & cerita2 aneh ini. Ini berhubungan dgn nuansa Mallkota Metropolitan & keModern-nan yg membuatnya menjadi tujuan pertama diAsia utk berbelanja. Sama sekali nggak disangka-sangka klo ternyata bnyk tempat yg membuat SINGAPORE masuk kedalam List “ASIA`s MOST HAUNTED CITY !” Hougang School (di kawasan East Coast Beach)


Banyak turis yg mendatanginya hanya untuk menyaksikan cahaya2 aneh yg kt Penduduk setempat sering terlihat muncul pada malam hari. Changi Beach House

Turis penasaran memenuhi daerah tersebut, berharap untuk mengalami apa yg penduduk ceritakan. katanya  bakalan di`tampar` oleh `seseorang` yg tidak terlihat. 

Roh Halus


Di sepanjang pesisir kawasan tersebut, penduduk mengundang turis untuk melihat penampakan2 para pengemis yg akan meminta makanan. Mereka muncul & hilang secara tiba2 ! The Hou Gang Tenements


Para turis paranormal bisa mendengar teriakan2 seorang wanita yg diceritakan oleh penduduk sekitarnya. Fiji
Parliament House di Suva (Fiji Island)



Kamera Security merekam penampakan beberapa sosok hantu selama 5 menit. Rekaman tersebut diperlihatkan kepada perdana menteri yg kemudian mengadakan exorcism pada thn 1997. Sejak saat itu, turis yg penasaran memenuhi kawasan itu untuk menyaksikan sebuah penampakan.:takut INDIA
Mount Everest



Selain utk pengalaman yg nggak terlupakan, para pendaki gunung juga banyak berharap utk bertemu dgn hantu dari pendaki Andrew Irvine, yg Meninggal disana pada thn 1924. Pada thn 1975, pendaki bernama Dougal Haston & Doug Scott melaporkan penampakan irvine untuk pertama kalinya & sjk itu semua pendaki berharap untuk melihat penampakan beliau.


sumber: http://jelajahunik.blogspot.com
»»  Read more...

Rabu, 05 Januari 2011

Sejarah Sekolah Minggu

 

Menurut sejarah, konsep Sekolah Minggu berawal dari Inggris di tahun 1780 dibawah seorang guru bernama Robert Raikes. Pada awalnya, Sekolah Minggu adalah merupakan sebuah sekolah sederhana untuk anak-anak miskin belajar menulis dan membaca, sehinga mereka bisa mengerti apa yang tertulis didalam Alkitab. Pelajaran tersebut juga termasuk menghafal ayat-ayat tertentu dan lagu-lagu rohani. Konsep ini ternyata sangat berhasil dan diikuti oleh banyak gereja. Kemudian suatu gerakan pendidikan muncul akibat dari Sekolah Minggu ini. Orang-orang semakin ingin belajar untuk membaca dan menulis.
Di Amerika, seorang Uskup dari gereja Methodist bernama Francis Asbury (1745-1816) menerapkan konsep dari Robert Raikes tersebut.
Sebagai seorang misionaris pada tahun 1771 di Amerika, ia mulai menginjil dengan metoda "Circuit Rider" yang dipelajarinya dari John Wesley. Pada tahun 1786, di Virginia, untuk pertama kalinya sebuah Sekolah Minggu yang modern dimulai.
Perkembangan Sekolah Minggu kemudian menjadi lebih pesat dengan adanya dukungan dari Lembaga Pendidikan Kristiani Dunia (The World Council of Christian Education), sebuah institusi internasional yang didirikan pada tahun 1947. Institusi ini juga yang mempromosikan berbagai pelatihan dan kurikulum pengajaran Sekolah Minggu.
John Wesley
John Wesley (1703-1791) adalah seorang pendeta evangelikal asal Inggris dan pendiri dari Gereja Methodist. Ia dinobatkan sebagai seorang pastor di Gereja Inggris pada tahun 1728, dan kemudian memimpin sekelompok mahasiswa dari Oxford. Mereka disebut "metodis" karena dedikasinya yang sangat sistematis terhadap pengajaran dan tugas-tugas kerohanian yang mereka lakukan.
Pada tanggal 24 Mei 1738, saat sedang berlangsungnya suatu pertemuan rohani di London, John Wesley merasakan hadirat Allah dan menyatakan bahwa keselamatan hanya dapat diperoleh dari iman kepada Yesus Kristus. Itulah pesan yang disampaikannya selama sisa hidupnya dengan penuh semangat. Menurut catatan sejarah John Wesley telah menyampaikan lebih dari 40.000 kotbah dan sebagian besar kotbahnya diadakan di ruang terbuka dan rumah-rumah atas saran dari rekannya bernama George Whitefield.
John Wesly adalah seorang tokoh Kristiani yang sangat menjunjung tinggi kekudusan dalam hidup ke-Kristenan. Adiknya, Charles Wesley (1707-1788) kemudian meneruskan perjuangan John Wesley sebagai pendeta evangelikal Methodist dan pada saat itu Charles juga merupakan seorang pastor dari Gereja Inggris. Charles Wesley telah menulis sekitar 6.500 lagu-lagu gereja, termasuk lagu "Hark! The Herald Angels Sings" yang kerap dinyanyikan saat hari Natal.
Gereja Methodist
Gereja Methodist adalah suatu denominasi dari aliran Protestan yang dimulai oleh John Wesley dan adiknya Charles Wesley beserta dengan George Whitfield. Pada awal mulanya, kotbah-kotbah diadalah di tempat-tempat terbuka, di rumah-rumah dan gudang-gudang dan bukan di gereja-gereja.
Gereja ini berasal dari Inggris dan berkembang ke benua Amerika dibawah pimpinan dari Francis Asbury, walaupun mulainya masuk di New York melalui pendeta Philip Embury pada tahun 1766.
Gereja Methodist menempatkan Alkitab sebagai dasar ajaran iman satu-satunya. Ajarannya berpegang pada Trinitas, keilahian Kristus, kehidupan yang akan datang, keselamatan hanya oleh iman, pentingnya kehidupan suci, pekerjaan Roh Kudus dalam hati orang-orang percaya, dan gereja Methodist ini memberikan peluang yang besar bagi kaum awam untuk aktif dalam berbagai aktifitas pelayanan gereja.
Konferensi gereja Methodist pertama diadakan pada tahun 1773 dan kemudian pada tahun 1784 dibentuklah Methodist Episcopal Church. Di Inggris maupun di Amerika, Gereja Methodist terus berkembang menjadi banyak kelompok, dan pada abad 20 mulailah berbagai kelompok tersebut bersatu kembali. Salah satu kelompok dari Gereja Methodist yang terbesar didunia adalah United Methodist Church, dengan 9.000.000 anggota.

Penulis : Tise

sumber:http://artikel.sabda.org

»»  Read more...

Sebuah Cerita Kecil

Siang hari ini terasa panas sekali. Duduk sendirian di dalam bus kota PPD Patas 2 jurusan Cililitan Kota. Walaupun penumpangnya bisa dihitung dengan jari dan hampir semua jendela yang ada di bis ini terbuka tetap saja udara panas di dalam bis tidak berkurang.Terlebih lagi kemacetan yang menggila di jalan Hayam Wuruk semakin membuatku pusing dan berkeringat.
Hari ini merupakan hari penting dalam hidupku karena hari ini aku mengikuti test masuk kerja. Setelah tamat STM Pembangunan enam bulan lalu. Aku sibuk mengirimkan surat lamaran ke berbagai perusahaan. Entah berapa puluh surat lamaran dan puluhan ribu rupiah ku habiskan untuk mengirim surat lamaran ke berbagai perusahan.
Selama enam bulan penantian tersebut. Baru kali inilah ada surat panggilan buatku. Surat panggilan itu berasal dari sebuah bengkel mobil yang berlokasi di kawasan kota. Bengkel itu tidaklah besar tapi mempunyai pelanggan yang banyak. Hal itu tampak dari jejeran mobil yang berada ditempat pakiran bengkel tersebut. Aku baru mengetahuinya setelah berada di lokasi tersebut.
Sebelum berangkat menuju ke test kerja. Malam harinya aku berdoa kepada Tuhan Yesus. “Tuhan Yesus, besok saya akan melakukan test kerja. Berilah hal yang terbaik bagi saya. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin, itulah doaku. Aku berdoa singkat-singkat saja karena tidak pandai berdoa. Aku yakin Tuhan Yesus juga sudah tahu maksudku.
Berbekal ijazah dan surat panggilan kerja. Aku mendatangi bengkel mobil itu. Ada sekitar 15 pelamar lainnya yang mengikuti panggilan kerja tersebut. Aku mendapat nomor antrian 9. Belum sampai nomorku dipanggil wawancara, seorang pekerja dalam bengkel tersebut mengatakan bahwa 3 asisten montir yang dibutuhkan telah diperoleh.
Aku gagal mendapat kerja. Padahal belum juga dipanggil untuk diwawancarai. Menghilangkan perasaan kesal dalam diri. Aku pergi ke warung kecil tak jauh dari bengkel tersebut dan meminum the dingin. Secara kebetulan aku mendengar obrolan orang bengkel kalau yang diterima kerja masih ada hubungan saudara dengan pemilik bengkel.
“Ah, sial, gerutuku dalam hati. Tampaknya Tuhan Yesus tidak mau mendengar doaku. Terbayang dalam mataku, wajah ibuku yang sudah menjanda sejak aku kecil. Ia berjuang dengan jualan kue untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Walaupun hanya berjualan kue, ibuku bisa membawaku tamat STM dan adikku bersekolah di SMP. Padahal cita-citaku, ingin membantu ibu dan membiayai adikku sekolah. Keinginanku gagal. Akupun segera naik bis PPD Patas 2 ke arah Cililitan,
Nanti, aku akan turun di Otista dan berjalan kaki selama 20 menit menuju rumahku. Di tengah jalan yang macet ini. Naiklah seorang anak kecil tukang penjual koran. “Koran koran koran, teriaknya sambil berjalan dilorong yang ada dalam bis tersebut. Ia menyodorkan koran tersebut kepadaku. Aku menolaknya.Aku tidak butuh koran karena uangku pas-pasan.
Anak kecil penjual koran turun dari bis. Ia pergi keliling sekitar bis menawakan dagangannya. Bisa yang kutumpangi tetap tidak beranjak karena jalanan disepanjang jalan Hayam Wuruk macet total.
Eh anak kecil penjual koran itu naik lagi. Koran koran koran ia masih menjajakan dagangannya. Tetap saja penumpang dalam bis ini tidak ada yang mempedulikannya. Ia menghampiriku dan setengah memaksa untuk membelinya. Aku tetap tidak mau membelinya. Anak itupun turun dari bis.
Tidak lama kemudian tukang koran yang sama naik dari pintu depan dan menawarkan koran kepada penumpang. Aku melihatnya dan timbul perasaan iba. Aku berandai-andai, seandainya ia bernasib sama denganku. Keuntungan jualan Koran ini digunakan untuk biaya hidup, mungkin untuk uang sekolahnya. “Mungkin nasib kita sama, ujarku dalam hati.
Anak itu kembali ke tempatku dan menyodorkan koran Pos Kota ke pangkuanku. Akupun terpaksa merogoh kantung untuk mengeluarkan beberapa uang logam seharga koran tersebut. Ia pun mengucapkan terima kasih dan tersenyum padaku. Anak itu turun dari bis dan tidak pernah lagi.
Di rumah setelah melepaskan lelah. Aku membaca berita yang ada di koran itu. Aku melihat sebuah iklan tentang sebuah lembaga pendidikan yang menerima siswa dengan bea siswa selain itu langsung bekerja di instansi tersebut. Kebetulan lembaga ini mencari siswa dari STM untuk di didik bagi kepentingan instansi tersebut.
Iseng-iseng, aku mengirim lamaran menjadi siswa di lembaga pendidikan tersebut. Beberapa minggu kemudian, datang surat dari lembaga pendidikan ini. Aku diminta mengikuti test seleksi. Akupun memenuhi panggilan test tersebut.Ternyata aku lulus test yang terbaik dan berhak mengikuti pendidikan di lembaga itu.
Setelah di didik selama tiga tahun. Aku menjadi lulusan terbaik dan diterima di instansin tersebut. Gaji yang ku peroleh bisa memperbaiki kehidupan keluargaku bahkan adikku bisa kubiayai hingga tamat kuliah.
Terkadang aku terpikir akan kejadian diatas bis dulu. Mungkin aku salah sangka (berdosa) dengan mengecam Tuhan Yesus yang tidak mendengar doaku agar di terima di bengkel itu. Ternyata Tuhan Yesus mendengar doaku dan ia telah berencana akan hidupku serta jalan apa yang harus kulalui. Mungkin anak kecil penjual koran itu, malaikat yang menyamar untuk menolong diriku.
Pernah aku menyusuri jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk untuk mencari anak kecil itu. Tapi tidak bisa ketemui. Kini aku menyadari bahwa manusia bisa berencana dan berharap tapi Tuhan Yesus telah mempunyai rencana sendiri bagi diri kita. Amin.
Penulis : Ludi Hasibuan
sumber:http://artikel.sabda.org 
»»  Read more...

Nama Yahweh

Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: Akulah TUHAN (Yahweh). Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa (El Shadday), tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri. (Keluaran 6:1-2)
Ayat-ayat di atas cukup kontroversial, soalnya di situ disebutkan kepada Musa bahwa kepada para leluhurnya belum dinyatakan nama Yahweh tetapi baru El (Shadday), padahal kita membaca dalam Alkitab bahwa di kitab Kejadian, para leluhur pun ditulis sudah mengenal nama Yahweh (Dalam Alkitab terbitan LAI diterjemahkan TUHAN, atau LORD dalam Alkitab Inggeris).
Memang bila kita membaca teks terjemahan sekarang terbaca bahwa dalam kitab Kejadian nama Yahweh sudah ditulis sebelum Keluaran, namun bila begitu timbul masalah bahwa kenyataan itu bertentangan dengan ayat Keluaran 6:2 dalam kutipan di atas. Pemuja nama Yahweh mencoba memberikan penerjemahan baru yang berusaha membuka peluang pada penerjemahan Kel.6:1-2 sehingga bisa sesuai dengan data-data Kejadian dimana nama Yahweh sebelum Musa sudah dikenal oleh para leluhur (misalnya dalam terjemahan Hebraic Roots Version yang banyak mempengaruhi Pemuja Nama Yahweh). Penerjemahan ulang ayat-ayat itu tidaklah mudah dan terkesan dicari-cari, lebih bersifat eisegese (memasukkan penafsiran kedalam Alkitab) daripada exegese (menggali Alkitab), dan kalau sebelum Musa sudah dikenal nama itu tentu Musa tidak akan bertanya lagi kepada Allah (Kel.3:13). Tetapi kalau belum bagaimana menjelaskan nama Yahweh dalam kitab Kejadian?
Bila kita mempelajari sifat-sifat Tuhan El dan Yahweh , sekalipun keduanya memiliki teologi sama, dapat dilihat bahwa ada sifat baru yang ditunjukkan nama Yahweh, yaitu sebagai Tuhan yang menyelamatkan/membebaskan Israel dari perbudakan di Mesir yang dikenal sebagai Keluaran, ini menunjukkan bahwa nama itu baru dikenal bangsa Israel melalui Musa. Tuhan Yahweh adalah khas Israel, Tuhan yang dinamis, yang memberikan keteguhan iman bagi Israel dan yang menyatukan mereka menghadapi penindasan perbudakan di Mesir. Tuhan yang menyatakan diri dengan nama baru khas padang gurun Sinai itu bisa kita lihat petunjuknya di banyak kitab lain dalam Alkitab Perjanjian Lama (Tanakh) yang tidak bergantung satu dengan lainnya (a.l. Hos.2;13:4; Yes.43:3; Yer.2:1 dst; Yeh.20; Am.2:10 dst; 5:25; dan yang juga dinyanyikan penyair-penyair kuno Israel yang menyanyikan nyanyian kemenangan seperti dalam Hak.5 dan Mzm.68:8 dst.).
Tetapi, kalau memang Yahweh adalah nama yang baru diberikan dalam keluaran bangsa Israel dari Mesir yang dinyatakan kepada Musa, bagaimana dengan ayat-ayat yang mengandung nama Yahweh dalam kitab Kejadian? Kelihatannya dalam proses penulisan dan penyalinan ada usaha intervensi teologis kaum Yahwis untuk mengubah nama El dalam sumber Kejadian dengan nama yang baru diperkenalkan itu, dimana kemudian nama Yahweh tidak sekedar disebut secara eksklusif sebagai Tuhan Israel tetapi diperpanjang sampai ke ayat Kejadian dan disebut bahwa Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN (Kej.4:26. Enos artinya manusia) untuk menunjukkan bahwa Yahweh juga Tuhan umat manusia. Bahkan keberadaan nama Yahweh itu kemudian dikaitkan dengan Penciptaan langit dan bumi (Kej.2:4-7), dan kemudian menghiasi banyak halaman kitab Kejadian (Kitab Pentateuch menurut tradisi ditulis oleh Musa yang sudah dikenalkan nama Yahweh).
Yahwis mempunyai pandangan lain. Menurutnya, Yahweh adalah Allah seluruh umat manusia sejak awal kejadian dunia, dan ibadat kepada Yahweh didirikan oleh Enos, sebagai wakil umat manusia pada zaman awal sekali (Kej.4:26). Pandangan yang demikian tidak sesuai dengan kepercayaan bahwa Yahweh baru bertemu dengan israel di padang gurun. Tampaknya, pandangan Yahwis itu merupakan pandangan teologis dan bukan ingatan historis. Pandangan teologis ini sesuai dengan cara pemikirannya, yaitu bahwa penyataan yahweh bersifat universal dan berlaku untuk seluruh dunia. (Th. C. Vriezen, Agama Israel Kuno, h.125).
Petunjuk lain bahwa Tuhan dengan nama Yahweh belum dikenal di kitab Kejadian bisa dilihat dari fakta bahwa selama berada di Kanaan, para leluhur dengan Tuhan mereka yang bernama El rukun-rukun saja berdampingan dengan orang Kanani (yang menyembah Baal), padahal sesudah Keluaran generasi Israel secara tegas dan fanatik dengan pimpinan Tuhan Yahweh membumi hanguskan orang-orang Kanani tanpa ampun. Bahwa Abraham juga belum mengenal nama Yahweh bisa dilihat dari fakta bahwa ia memberi nama kepada anaknya dengan nama El bukan Yah ,yaitu Isma el (El telah melihat. Kej.16:11). EL Shadday memberi Yakub nama baru Isra el (Kej.32:28;35:9-12), ini menyebabkan Israel membuat mezbah yang dinamai El Elohe Yisrael (Kej.33:20) dan mendirikan tugu dan menamai tempat itu Bet El (Kej.35:15). Absennya nama yang mengandung nama Yah dalam kitab Kejadian yang banyak hadir sejak kitab Keluaran seperti Abi yah , Eli yah , dan Yesa yah , tetapi hanya nama-nama yang mengandung nama El seperti a.l. Bab El (gerbang El), Mehuya el & Metusa el (Kej.4:18), dan Isra el (El yang bergumul. Kej.32:28), menunjukkan bahwa memang di masa kitab Kejadian kenyataannya yang disembah Yakub adalah El Elohe Yisrael (Kej.33:20) dan Ialah El Bet El (Kej.35:7).
Ujian iman Abraham (yang dirayakan Islam sebagai Idul Adha ) menunjukkan bahwa nama Yahweh tidak dikenal dalam jalur bangsa Arab keturunan Ismael, bahkan Hagar menamai Tuhannya El Roi (El yang melihat). Ini memperkuat bukti bahwa nama Yahweh belum dikenal pada saat Abraham dan baru sesudah Musa keturunan Ishak-Yakub-lah nama Yahweh dikenal dalam jalur bangsa Israel. Kenyataan ini menunjukkan indikasi bahwa nama Tuhan semula adalah El dan baru dalam masa Keluaran dinyatakan nama kedua Yahweh, namun sekalipun demikian nama El masih terus digunakan sebagai sinonim Yahweh sesudah Keluaran (Bil.23:4,8,19,22-23;Mzm.85:8-9;Yes.42:5). Yesus diberi dua nama yang mengandung kedua nama itu, yaitu Imanuel (El menyertai kita. Mat.1:23) dan Yesus (Yahweh adalah keselamatan. Mat.1:21).
Memang ada ayat yang dikemukakan pemuja nama Yahweh bahwa nama itu adalah nama Tuhan Israel satu-satu-nya (Yes.42:8; Kel.3:15), tetapi perlu diingat bahwa dari pembahasan di atas kita sudah melihat bahwa nama dalam Kel.3:15 baru disebutkan El sehingga Musa bertanya nama-Nya yang khas Israel (kata hayah memiliki berbagai variasi arti), namun perlu juga diingat bahwa sesudah Keluaran sampai kitab Yesaya pun nama El masih tetap digunakan sejajar dengan Yahweh (Yes.40:18;43:10-12;45:14). Sekalipun kelompok Yahwis berusaha mempertahankan Yahweh sebagai nama Tuhan satu-satunya dan tidak boleh diterjemahkan, perlu disadari bahwa Imam Besar Yahudi di Yerusalem Eliezer sendirlah yang mengutus 72 tua-tua Israel ke Alexandria untuk menerjemahkan Tanakh ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta/LXX, abad-3sM), dimana nama Yahweh diterjemahkan Kurios dan El diterjemahkan Theos.
Selain Tanakh yang digunakan sebagai tulisan suci di Bait Allah, LXX-lah yang digunakan umat Yahudi secara umum termasuk di sinagoge. Yesus membaca LXX ketika berkotbah di sinagoge di Nazaret (Luk.4:16-19) dan bukan naskah Tanakh (bandingkan dengan teks Yes.61:1-2 (LAI) yang diterjemahkan dari teks Ibrani Masoret). Dalam Perjanjian Baru tidak ada ayat yang menunjukkan bahwa Allah Bapa di sorga melarang LXX, padahal Yesus dan para Rasulnya menggunakan Septuaginta. Roh Kudus menerjemahkan kotbah Petrus ke dalam bahasa-bahasa asing termasuk yang didengar orang Arab (Kis.2:8-11). Adanya fragmen LXX yang dikemukakan Saksi-Saksi Yehuwa dan dikutip pemuja nama Yahweh (a.l. Kitab Ulangan & Zak.8:19-21 dan 8:23-9:4) justru menunjukkan rekayasa Yahwis yang mengganti nama Kurios dengan mencangkokkan nama tetragramaton yang terlihat dari perbedaan kepekatan tintanya, besarnya font, dan kata yang terpisah dari pola kalimat (huruf Ibrani ditulis dari kanan ke kiri sedang Yunani dari kiri ke kanan, ucapan Ibrani Pujilah Yah dalam Mzm.106:1 [LXX] tidak ditulis dalam aksara Ibrani tetapi dengan kata Yunani Allelouia ).
Kita harus menyadari bahwa Yesus dan orang Israel dalam percakapan sehari-hari tidak menggunakan bahasa Ibrani melainkan bahasa Aram dan Yunani, dan Alkitab PB ditulis dalam bahasa Yunani koine (umum). Kalau Alkitab LAI menyebut bahasa Ibrani (seperti di atas kayu salib), itu terjemahan kata yunani hebraisti (lidah Ibrani) atau hebraidi dialektos (dialek Ibrani), yang maksudnya bahasa Aram. Bahasa Ibrani bukan bahasa surgawi yang terus-menerus dipakai dan tidak berubah. Bahasa Ibrani mengalami perkembangan, yaitu sebagai: (1) Ibrani Kuno (abad-11 s/d 6sM) yang berasal dan masih berciri bahasa Kanaan dan Amorit; (2) Ibrani Kitab Suci (abad-6 s/d 3sM) yang hanya terdiri konsonan sehingga sulit dibaca dan pada masa pembuangan mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Aram (Neh.8:4,9); (3) Ibrani Miznah (abad-3sM s/d 6M) bahasa Ibrani Kitab Suci yang dipengaruhi bahasa Aram, dalam percakapan sehari-hari digunakan bahasa Aram dan Yunani; (4) Ibrani Para Rabi (Abad-7 s/d 18M) bahasa Ibrani tulisan dipengaruhi Arab mulai diberi tanda-tanda baca dan vokal; dan (5) Ibrani Modern (Sejak abad-18) sejalan bangkitnya Zionisme mulai dipergunakan sebagai 104asa percakapan (tahun 1948 baru dijadikan bahasa nasional Israel).
Pemuja nama Yahweh menganggap PB ditulis dalam bahasa Ibrani (seperti Hebraic Roots Version), ini bukan fakta sejarah melainkan harapan iman fanatisme Yudaisme karena bahasa Ibrani bahasa mati kala itu dan sudah beberapa abad sejak masa Ezra tidak dikenal umum. Josephus menulis bukunya Perang Yahudi dalam bahasa Aram (hebraisti). Memang Papias (160) menyebut bahwa Matius menulis logia dalam lidah Ibrani (hebraisti yang maksudnya bahasa Aram). Logia ini bukan Injil Matius sebab Injil Matius mengambil sebagian besar sumber Markus yang berbahasa Yunani dan banyak mengutip Septuaginta. Sumber ini mungkin digabung dengan logia Aram (ucapan/oracle Yesus) oleh Matius untuk menulis Injilnya dalam bahasa Yunani.
Penulis : Herlianto
sumber:http://artikel.sabda.org 
»»  Read more...

Pages