Google Translate

Arabic Korean Japanese >Chinese Simplified Russian Portuguese English French German Spain Italian DUTCH

Blog Archive

Jumat, 20 Mei 2011

Kenapa Pesawat Terlindung Dari Sambaran Petir?

Dalam cuaca yang buruk yaitu hujan lebat dan terjadi sambaran petir, pesawat merupakan benda yang sangat rentan terkena petir karena berada di ketinggian. Namun pernahkah dari kita mendengar kasus pesawat tersambar petir??mungkin jarang kita dengar...karena pesawat memiliki alat khusus semacam penangkal petir. Lalu alat apakah itu?

Alat pelindung tersebut adalah Static Discharge System. Dengan alat ini sangat kecil pesawat terkena petir dan walaupun terkena sambaran petir tidak akan terjadi dampak yang besar pada pesawat itu sendiri. Apalagi dengan kemajuan sekarang pesawat modern akan memiliki keamanan penangkal petir yang bagus.

 
Static Discharge System pada pesawat hanya berupa kawat atau lempengan plastik berisi logam seperti ekor tikus yang ditempatkan di ujung-ujung sayap atau ekor pesawat dan jumlahnya 12 atau 16 buah.

Ketika petir menyambar pesawat, muatan listrik mengalir sepanjang alumunium menuju permukaan yang lebih lancip yaitu di ujung-ujung sayap maupun ekor. Di ujung yang lebih lancip itu, muatan listrik akan terlucut berupa percikan api. Dengan begitu muatan listrik tidak akan masuk ke dalam pesawat. Jadi, orang yang berada di dalam pesawat akan aman dari sambaran petir.

Petir terjadi karena adanya tabrakan diantara awan yang memiliki perbedaan muatan listrik. Loncatan muatan listrik yang berbeda juga bisa terjadi antara awan dengan tanah ataupun benda yang bergerak di udara, karena gesekan dengan udara, sehingga timbul muatan listirk statis pada benda tersebut.


Demikian juga dengan pesawat yang terbang. Pada saat di udara pada badannya akan terbentuk listrik statis, namun dengan sistim Static Discharge System yang ada di pesawat, maka muatan listrik yang timbul di pesawat akan langsung dibuang ke udara, sehingga memperkecil kemungkinan adanya loncatan listirk / petir dari awan ke badan pesawat.


Jika sistim tersebut tidak bekerja, dapat mengakibatkan pesawat tersambar yang dampaknya dari yang kecil hanya mengganggu peralatan komunikasi dan navigasi sampai dampak yang berbahaya yaitu pesawat terbakar di udara. (namun hal ini sangat jarang terjadi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages